Masalah Masturbasi Bagi Pria

Masalah Masturbasi Bagi Pria

Masalah Masturbasi Bagi Pria sangat dikhawatirkan. Jika organ kelamin kehilangan ereksinya karena masturbasi maka menjadi tanda awal gangguan jantung menyerang. Hal tersebut telah ditunjukkan pada suatu penelitian baru Pengobatan Seksual Masyarakat Internasional.

Masalah Masturbasi Bagi Pria

Didalam sebuah studi menyebutkan lebih dari 2500 orang, 45% diantaranya dilaporkan bahwa mereka berupaya ingin agar tetap keras ereksi saat berhubungan intim. Hal itu menjelaskan orang-orang yang tidak memiliki ketahanan atau tidak kuat untuk ereksi lama disinyalir melakukan masturbasi atau onani. Masturbasi atau onani bila terus menerus akan berdampak buruk bagi kesehatan pria yakni tidak dapat ereksi keras.

Selain itu masturbasi juga bisa mengakibatkan seseorang terkena ejakulasi dini. Ejakulasi dini yaitu kondisi dimana pria yang melakukan aktivitas seksual tidak dapat berlangsung lama karena air mani cepat keluar. Tentu penderita tidak mampu mencapai orgasme bersama dengan pasangan dan menimbulkan kekecewaan.

Hubungan seksual kunci dari keharmonisan pasangan suami istri. Maka kuat ereksi saat penetrasi diperlukan demi memuaskan pasangan. Tetapi lain halnya dengan orang berpasangan alias belum menikah. Terkadang diantara mereka ada yang melampiaskan hasrat seksualnya dengan masturbasi. Tindakan merangsang diri ini dengan cara meraba, menyentuh, maupun memijat organ kelamin sendiri. Tujuan masturbasi ingin merasakan sensasi dan kesenangan seperti saat klimaks pada hubungan seksual pasangan menikah.

Pria yang melakukan masturbasi dapat melatih kontrol orgasme mereka. Masturbasi memang tidak menyebabkan efek buruk seperti timbul jerawat, kebutaan, atau hal lain. Masturbasi tidak mempengaruhi kemampuan pria untuk memproduksi sperma. Hal normal bila saat ejakulasi / keluar setelah masturbasi butuh waktu sebelum ejakulasi berikutnya. Masturbasi relatif aman sebab tidak beresiko penyakit menular.

Akan tetapi jika anda terlalu sering melakukannya, dapat menjadi masalah tidak lazim. Alat vital terasa linu, edema (kondisi mirip pembengkakan kelamin) dipicu penumpukan cairan. Iritasi kulit ringan apabila masturbasi dilakukan dengan frekuensi kasar dan cepat. Menekuk organ vital yang sedang ereksi secara paksa juga mengakibatkan bengkak dan berwarna ungu di kulitnya.

Walaupun masturbasi itu kegiatan normal tetapi sebaiknya anda hindari saja. Masturbasi dapat membuat ketagihan, ini justru buruk untuk kesehatan. Jangan biarkan masturbasi membahayakan kehidupan seksual anda nantinya.

Semoga ulasan kali ini bermanfaat.

Posted By: Obat Kuat Alami

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *